Showing posts with label Bogor. Show all posts
Showing posts with label Bogor. Show all posts

Friday, August 24, 2012

One fine afternoon

Backsound: Tea for Two - Ohashi Trio ♪♬

-------------------------------------------------------------------------

Another one fine afternoon with Rima. It's been a while since the last time I had fun with my baby camera and lenses. Enjoy~











check the rest of the photos here.

Thursday, November 10, 2011

Pagi!

Pagi ini sesegar melihat pelangi yang jelas setelah hujan. Perjalanan di angkot menuju Taman Kencana terasa begitu lama karena asyik memandangi hiruk pikuk Bogor di pagi hari. Langit tak ditemani awan hari ini. Udaranya lembab namun akrab di kulit.

Desi ternyata sudah ada disana. Mulutnya telah melahap 2 tusuk sate usus karena ia tiba lebih cepat dibanding saya. Dengan kehadiran saya, Desi langsung memesan 2 mangkok bubur ayam untuk saya dan dirinya sendiri. Bubur ayamnya enak dan saya lahap sampai habis.



Bubur Ayam yang ternyata enak


Setelah itu kami menuju Kebun Raya. Tidak ada acara apa-apa, hanya saja sudah lama saya dan Desi tidak ngobrol ngalor ngidul ngabisin waktu. Ternyata benar saja, rencana untuk pulang pukul 12 siang gagal total. Kami keasyikan ngobrol, pindah dari satu spot ke spot lain hanya bercerita tentang hidup, bercanda, dan mengeluarkan kata-kata kasar yang memang hanya dikeluarkan di antara kita.



Mukenya si Desi




Conversenya si Desi


Kebun Raya hari ini tetap ramah seperti biasanya. Pohon-pohon besarnya seakan-akan sedang meraih langit. Ingin memeluk tapi tak kuasa, karena sampai kapanpun pohon-pohon itu tak akan menyentuh langit. Bau rerumputannya terasa segar, bunga-bunga teratai pun sedang mekar di danau. Suasana hari itu memang cocok untuk berbagi bersama sahabat.




daun

Sunday, April 10, 2011

Picnic&Wishlist I

So, this afternoon I went to Botanical Garden (again and again) with Rima! Rima ask me to taught her about photography and since I miss taking pictures so much, I accepted her will and we went out to Botanical Garden. Because I thought, there are so many things could be explored in Botanical Garden. There are lots of flowers, trees, butterflies and frogs (if you are lucky), and so on...

These are some pictures I took:

First, we stroll around Botanical Garden.. Took some random pictures...








After that, we felt tired and wow it's already 3 o'clock!




We laid down on these fresh grass, we ate muffins, we shared laugh....




P.S. All pictures taken by me and no photoshop effect applied in these pictures.

--------------------------------------------------------------------------------

Ok, so I will start my wishlist! Just to make it clear, my wishlist is not wishes that I wanna get in my birthday, but something I wanna get in my 22 age. So, I will try to achieve every wishes I made in my 22! OK!

And I finally found my first wish when I was hanging around with Rima.

I WANNA HAVE A HEALTHY LIFE! It means I should:
1. Sleep 8 hours/day. Wake up in a morning and not overslept.
2. Drink 8 glass of mineral water/day. Less soda and less sugar!

em... what else? I don't know I guess it's enough.

Well then, wish me luck.. And hope I could find my next wish real soon :D

Tuesday, November 02, 2010

Bergembira Ria

Kemarin Fransiska sempat bermain ke Bogor dan meminta untuk ditemani ke Kebun Raya Bogor. Lagi-lagi saudara-saudara, Kebun Raya Bogor memberikan memori lain dalam otak saya. Tidak akan saya lewatkan kesempatan ini untuk mengambil beberapa foto. Fransiska sangat bergembira karena inilah pertama kalinya ia melihat Kebun Raya Bogor :)


















P.S. Foto-foto dibawah ini tidak memakai efek dari Adobe Photoshop, kecuali resize :p
P.P.S Maaf kalo cbox dan comment tidak di balas. Mengunjungi blog tetangga saja jarang :| Kuliah sedang sangat-sangat-sangat super sibuk :D

Selamat menikmati dan mudah-mudahan pembaca tergiur untuk datang ke Kebun Raya :)

Saturday, September 25, 2010

Kebun Raya Bogor, Indonesia

Orang-orang Bogor hampir selalu beralasan: "Ada apa sih di Kebun Raya? Bosenin kali...". Ya mungkin memang bagi beberapa orang akan terasa membosankan, karena isinya memang pohon-pohon besar, kolam-kolam dengan bunga teratai besar, padang hijau yang luas, gasibu-gasibu kecil, dan jembatan-jembatan merah yang terlihat gagah (Kalo dipikir2 gak ngebosenin kan?). Sepertinya yang bikin gak betah itu bukan karena pemandangan disana, tapi karena namanya juga "Bogor Kota Hujan" (dimana sekarang perlahan-lahan berubah menjadi "Bogor Kota Angkot"), Kebun Raya kadang terlihat becek dan mungkin membuat pengunjung tidak terlalu nyaman.

Tetapi bagi saya, entah kenapa Kebun Raya itu menenangkan (tentu saja mengunjunginya pada saat yang tepat: jangan hari Sabtu/Minggu, banyak pengunjung dan banyak sampah! Well, walau untungnya Sabtu kali ini tidak begitu ramai). Pohon-pohon yang rindang, kolam-kolam dengan berbagai tanaman disana, jalanan yang besar dan lurus, kursi-kursi taman yang membuat anda ingin terus duduk disana, belum lagi gasibu-gasibu yang membuat kita tertidur. Oh ya, jangan lupa padang hijaunya yang luas! Oh, saya cinta Kebun Raya! ♥♥ (unyu mode: on)

Nah ini dia hasil keisengan saya Sabtu pagi ketika mengunjungi Kebun Raya Bogor. Sayang bunga teratainya lagi gak mekar dan gak dapet gambar kodok :(. Dan sejauh mata memandang hanya ada pasangan-pasangan yang sedang dimabuk asmara (lengket banget kaya perangko), sedangkan saya sendirian, bawa kamera, duduk2 di pinggir kolam sambil nunggu kupu-kupu atau kodok lewat. Hahaha. *tertawa miris*












Btw, saya masih penasaran banget sama Taman Bunga Nusantara di Puncak. Yah, namanya juga taman bunga, pasti lebih banyak bunganya daripada di Kebun Raya. Cuman masalahnya di Puncaknya itu, gak mungkin kesana gak pake macet. Dan siapa pula yang suka sama macet... Huff.

Sunday, October 04, 2009

Sakit Gigi


"...daripada sakit hati
lebih baik sakit gigi ini..."


Itulah salah satu penggal lirik lagu bertajuk Sakit Gigi yang dinyanyikan oleh Meggy Z. Saat itu, lagu dan penyanyinya begitu populer di kalangan masyarakat Indonesia akibat mood lagu tersebut yang begitu mellow dan sepenggal liriknya yang sedikit nyeleneh.

Tapi benarkah sakit gigi lebih baik daripada sakit hati? Demi menumpas kejahatan dan segala bentuk penjajahan yang telah dilakukan oleh para penghisap uang di luar sana dan dengan semangat yang sangat membara ini, saya serukan bahwa SAKIT GIGI ITU NYIKSA HOI!

Jadi begini ceritanya, beberapa bulan yang lalu saya dan keluarga bertandang ke Pekalongan untuk melakukan lamaran terhadap Calon Istri Kakak saya. Disana saya betul-betul didandani dan merupakan pemandangan yang ajaib ketika melihat saya memakai kebaya dan make-up (Ya, karena saya jarang sekali mau terlihat sangat wanita). Akhirnya setelah acara lamaran selesai tentu saja sesi foto tidak dapat dihindari!! Jepret sana, jepret sini. Taraaa!! Tiba-tiba Ibunda memberikan komentar terhadap senyum anak gadis satu-satunya di keluarga cemara (eh?), "Annisa, senyum kamu jelek ih! Giginya carang-carang gitu!!".

Saya malu, saya langsung berlari ke pematang sawah yang ada didekat sana dan menceburkan diri ke kubangan sapi terdekat.

Tidak. Tentu saja tidak saudara-saudara. Walau hati ini sakit dikatakan jelek oleh Ibunda tercinta, hati ini tetap hanya untuk Ibunda. Akhirnya saya bertanya dengan sangat halus, "Terus Mah, aku harus gimana? Namanya juga gigi caraang!". Dan akhirnya diajukanlah suatu proposal kepada Ayahanda untuk memakaikan kawat gigi di gigi saya yang carang-carang itu. Ayahanda hanya berkata, "Selama harganya masuk akal, Papa oke oke aja".

Lalu akhirnya terjadilah Petualangan Mencari Kawat Gigi. Setelah mencari kesana-sini demi mendapatkan HARGA TERMURAH untuk memasang kawat gigi, akhirnya saya dapet juga dokter gigi termurah. Dengan harga kawat gigi 2,5 juta dan atas rekomendasi tetangga saya di kompleks, akhirnya 2 hari yang lalu saya berjanjian dengan dokter gigi bernama Drg. Andre.

Setelah itu dimulailah suatu penyiksaan yang lebih kejam dari SAW 1,2,3, dan 4. Gila aja lo gw mangap 3 JAM. Duhelah. Kagak pernah deh gw mangap 3 jam! Mangap 3 jam, pake dipasangin gak tau deh apaan itu yang kotak-kotak warna abu-abu, terus ada kawat, terus dipasangin karet yang bisa warna-warni dan gw sempet merasa buta warna karena warnanya banyak yang mirip-mirip. Dan akhirnya, saya pake behel alias kawat gigi.

Pas dipake emang gak sakit, tapi pas udah makan, BEUUUH ngilunyaaaaaaaaaaaaa....!!! Gak tahan, belom lagi makan harus pelan-pelan, potongannya harus kecil-kecil biar gak nyelip ato lepas tu si bracketnya, setelah makan harus ngaca supaya gak malu pas senyum taunya ada cabe nyelip di kawat gigi, sakit gigi harus pelan-pelan, duuh gak gw banget tau gak siiih!!!

Ngilunya bukan main saudara-saudara, biar gak sakit gw cuman makan oatmeal atau bubur. Saya jadi gampang laper karena makannya dikit mulu, dan emang gak napsu makan. Padahal kalo liat makanan enak udah nafsu banget, tapi pas udah makan, langsung ilang napsunya. Ck ck ck.

Tapi mau apa lagi, kawat gigi udah dipasang, sudah terlanjur sudah. Kalo kata peribahasa mah, "Nasi sudah menjadi bubur". Yauda deh....

Nanti saya kasih poto saya pake behel, ternyata senyum saya lebih jelek dari sebelumnya. Dan ini dia potonya sudah ada:








Terima Kasih dan Sekian.

Thursday, September 17, 2009

Adam Godam

Mari, saya perkenalkan adik sepupu saya yang doyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan banget kayang. Namanya Nurfalah Adam, cuman gara-gara dia badannya rada gede dan gak normal dibandingin ama anak2 seumurannya akhirnya dia dipanggil si Godam.

Eh eh bentar, perasaan gw ada fotonya deh... Nih:


Yah, liat kan mukanya pipi semua. Terus dari fotonya udah keciri banget ni anak rada2 miring. Masa lompat2in pager? Gila lo dam.

Sekarang sih dia udah kelas 1 SMA. Tapi itulah masalahnya! Mungkin si Godam ini lagi dalam masa-masa labilnya (Piss deh daaam..).

Jadilah pada suatu malam, gw ngajakin adik2 sepupu gw yang cerewet dan gak tau malu ini nonton. Tadinya mau nonton G-FORCE di Botani Square, tapi ternyata jadwalnya cuma ada yang jam sebelas malem. Dan gak mungkin aja kayanya gw bawa tu adik2 sepupu cerewet gw lebih dari jam 12 malem. Bisa-bisa pada kumat semua. Tapi akhirnya kita nonton Final Destination 4 jam 10 malem.

Waktu itu kita nyampe bioskop sekitar jam 9-an, jadi masih harus nunggu 1jaman lagi buat masuk ke studionya. Gw punya feeling gak enak deh kalo udah harus nunggu, karena pasti ada aja yang mau bikin onar. Dan itu benar, Adam lagi-lagi membuat onar.

Tiba-tiba dia bilang kalo dia ngefans banget ama Raditya Dika, dan sambil ngomong kaya gitu, dia tiba2 kayang di depan orang-orang!! Sumpah, sumpaaaaaaaaaaah! Gw gak mau punya adik sepupu kaya gini :p. Sayang banget kejadian waktu itu gak gw foto. Terus gw bilang, "Duh Dam, jangan bikin Mbak Nisa malu dooong!! (sambil nahan ketawa)" dan si Godam dengan enaknya jawab, "Daripada Raditya Dika mbak! Gila dia kayang di depan monasss!!!". GUBRAK.

Gw cuma bisa geleng-geleng aja liat ni anak kerjaannya cuman kayaaaaaaang aja dah. Tiap kali kita bikin dia pundung, anceman dia adalah "Adam mau kayang ah", lah siapa yang gak nyerah? Hahaha.

Terus akhirnya setelah cape ketawa2in si Godam, tiba-tiba di izin ke kamar mandi. "Mbak, mbak aku ke kamar mandi lagi ya...". Padahal dari tadi tu anak udah bolak-balik kamar mandi. Set dah ni anak kenapa, kok beser banget kayanya. Terus tau-tau waktu udah menunjukkan jam 10, dan itu artinya kita harus masuk ke studio. Tapi si Godam gak kunjung balik ke tempat kita nunggu. Akhirnya gw nyuruh satu lagi adik sepupu gw bernama Gayuh, untuk nyamperin Godam di kamar mandi. Terus tiba-tiba si Gayuh balik dengan wajah sedikit pucat, "Mbak, Adam gak ada di kamar mandi...!!". Lah?! Buset dah tu anak, gede-gede aja bisa ilang dia. Gimana kalo kecil? Terus tiba-tiba si Icha nyeletuk, "Mbak, kayanya si Adam ada di tempat game deh...". Ngah? Tempat Game? Ngapain tu anak ke tempat game? Emangnya doi maen game apah?

Akhirnya, Gw, Gayuh, dan Icha langsung nyamperin tempat game, dan bener aja doooong!! Si Godam lagi nganga ngeliatin orang maen game. ASTAGHFIRULLAH!!!! Akhirnya gw bilang, "Dam, kamu kalo mau maen mbok yo bilang. Jangan nganga gitu ngeliatin orang maen game, entar dikiranya kamu gak dikasih duit ama orang tua... ck ck ck". Dia cuma cengengesan aja pas gw bilang kaya gitu.

Akhirnya, masuklah kita ke studio. Sambil nunggu film mulai, si studio akhirnya masang satu lagu. Terus tiba-tiba, si Godam nyeletuk, "Wah mbak, ini lagunya keren loh mbak!". Ngah? Terus gw perhatiin ni lagu, familiar tapi entah kenapa gw lupa ni judulnya apa, tapi semacam Kangen Band gitu lah lagunya. Terus gw bilang, "LAH DAM! INI KAN K**GEN BAND!!! Kok keren?". Terus dengan sontak dia jawab penuh senyum: "Yah Mbak gimana sih? Ini kan yang Yolanda, Yolanda itu Mbak...". Oh oke, gw terima. Gw pikir dia emang lagi bercanda dan punya pemikiran yang sama kalo Ka**** Band itu gak banget.

2 menit kemudian si Godam ngeluarin mp3 playernya dan tiba2 ngomong ke gw, "Mbak, di mp3 player ku ada lagu Kangen Band loh...!". Gw cuma melotot, berpikir apakah ini masih candaan, terus ngomong, "Apaan dam judulny?" dan dia jawab lagi dengan muka penuh senyum: "Terbang balababal (gw lupa)". Terus gw nengok ke Icha, "Cha, si Godam tu beneran suka Kangen Band?" terus si Icha jawab sambil malu-malu, "Iya Mbak! Katanya Adam tu suka banget ama Kangen Band!!!". Terus pas gw liat Adam, tau tau dia lagi nyanyiin lagunya Kangen Band dengan lantang dan penuh percaya diriii!! YA ALLAAAAAAAAAAAAAAH!!! Mana di dalem studio rame pula! Duh duh...

Maaf Dam, tapi kalo kamu dateng ke rumahku dan maen bareng lagi ama aku, jangan bawa mp3 playermu dan jangan nyanyikan lagu itu dengan lantang dan penuh percaya diri.

Terima Kasih

Friday, March 27, 2009

Keliling Bogor

Karena lagi libur panjang, (dari tgl 26 Maret-30 Maret) aku diminta pulang sama Papa karena katanya udah kangen :). Yah, aku juga kangen rumah sih.. Kangeeen banget, padahal baru sebulan ga pulang loooh.. Hohoho. Nah, karena libur yang lumayan banyak inilah, Abur mutusin untuk pergi ke Bogor juga, katanya sih sekalian maen... Yaa, aku sih seneng-seneng aja dia mau kesini, kan jadi bisa maen bareng di Bogor (jarang-jarang).

Akhirnya tanggal 26 kemaren, si Abur ngajakin aku keluar. Yaudah aku bilang aja klo aku mau ngajakin dia ke Boboho (Baso paling enak di Bogor), biar dia rasain tuh enaknya kaya apa. Hohoho. Akhirnya kira-kira jam 2-an lah, sekelompok pasukan datang: Abur, Dani dan Achie. Dani ama Achie itu temen kampusnya Abur yang tinggal di Abur, dimana rumahnya si Dani jadi tempat nginepnya Abur, hehe. Abis gitu kita berangkat deh, dengan panasnya Bogor yang aduh amit-amit banget dah ih! Akhirnya kita sampe juga di Boboho.

Di Boboho, Aku, Abur ama Dani mesen Yamin Baso terus Achie mesen Baso Biasa. Eh eh, pas makan si Abur seneng gitu dah, katanya mienya enak.. Hihi, baru tau dia bakso paling enak se-bogor ini. Abis makan, si Dani ngajakin makan ke Sop Buah Ewok. Nyampe sana, si Abur terkesima gitu, katanya di Padang ga ada home cafe kaya Sop Buah Ewok. Katanya tempatnya enak yaa, adem, uda gitu juga ga ribet ato gimana-gimana gitu. Hehe, disana kita poto-poto dan becanda-becanda ga keruan. Pokoknya asik dah. (Potonya nyusul yaaa...)

Dari kiri ke kanan: Aku, Dani, Achie.
Dani Mangap
Ayie tampang Dongo
Achie ama Abur


Abur "B"

Nah, pas kita uda beres makan sop buah, bingung deh mau nentuin ke mana lagi. Pas kita tanya Abur, katanya Abur pengen duduk-duduk aja a.k.a nongkrong-nongkrong. Awalnya, Abur minta ke Botani Square, tapi si Dani malah langsung pengen ke BTM yang pemandangan di foodcourtnya itu gunung salak. Spontanlah si Abur mau, aku juga iya-iya aja padahal belom pernah kesana. Akhirnya berangkat dah ke BTM.

Sampe BTM, kita sholat ashar. Terus kita duduk di cafenya 21. Tempatnya emang enak, tapi makan+minumnya mahal-mahal oi. Ga kuat. Terus pas kita poto-poto disitu, kan pake blitz karena gelap banget disitu dan di luar lagi ujan gitu, eh waiternya ngomong klo bisa jangan pake blitz karena cewe yang jagain kasir trauma ama petir. Yah, aku langsung matiin blitznya, tapi mikir juga. Ini kan lagi ujan yah, diluar pula yah, terus dia trauma petir yah? Padahal dari tadi kilat dan petir tuh datang terus-terusan, kenapa dia malah traumanya ama blitz yah? Bingung emang. Jadilah kita foto-foto tanpa blitz. Terus tiba-tiba ditinggal Dani buat jemput pacarnya dan janji buat balik lagi kesini abis Maghrib. Akhirnya, aku, Abur ama Achie, ngobrol-ngobrol gajebo tapi seru sampe akhirnya Dani dateng bawa cewenya yang bernama Dilla.
Achie ama Abur yang ga penting


Akhirnya kita ngobrol-ngobrol bentar dan sholat maghrib, terus cabut deh ke Ekalokasari. Disana kita beli bread talk, sedangkan dilla ama dani beli Jco, tapi kita makannya di Jconya aja. Hohoho. Di JCo kita banyak becanda ama banyak poto-poto. Sampe akhirnya kita pulang, terus dianterin satu-satu deh sama Dani. Hehehe.
Ayie bisa berharap jadi Sailor Moon dan Abur berharap jadi Preman

Dilla ama Dani yang sok keren wok


Achie kaya anak kecil

Dan ini poto yang paling aku suka!! Diambil ama Dani!

Seneeeeeeeeeeeeeeeeeeng banget deh Abur bisa ke Bogor. Hihihi.