Thursday, April 14, 2011

Trip Nekat ke Yogyakarta - Part II

*sambungan dari postingan: Trip Nekat ke Yogyakarta - Part I*

Sabtu, 2 April 2010

Jogja pagi ini tidak terlalu cerah, tanahnya sedikit becek mungkin akibat hujan tadi malam. Namun, semangat saya tetap cerah. Kami berjalan dari Lempuyangan ke... saya gak tau, karena Ariawan dulunya orang Jogja, saya serahkan saja ke dia. Kami naik bis kota, sampai ke Malioboro. Dan langsung mencari penginapan.

Lagi-lagi karena Ariawan sudah pernah mbekpekeran di Jogja, saya percaya aja sama penginapan pilihan dia. Kita datangilah Hotel Pantes di Jln. Sosrokusuman, sang resepsionis langsung menawarkan kamar dengan 3 tempat tidur dan kamar mandi dalam, tanpa AC dan TV dengan harga Rp 110.000. Kami rada keberatan, dan kami pengennya dapet kamar mandi dalam (catatan saya dan Dewa, karena urusan wanita, kami ngotot pengen kamar mandi dalam). Setelah mencari ke tempat-tempat lain, tidak ada yang sreg dan akhirnya kami kembali ke Hotel Pantes, dan sepakat menyewa kamar tersebut.

Masuk-masuk kamar, kami sudah kelelahan dan pegal-pegal sekujur tubuh. Kami langsung tiduran di kasur. Dan aaah, berasa sedang di surga (kaya pernah aja) rasanya saya pengen diem dulu di atas tempat tidur sampe badan rasanya gak pegal-pegal lagi, selamanya......................... Rasanya, tidur diatas tempat tidur ini seperti sedang meminum jus jeruk dingin dengan rasa kecut-kecut manisnya di tengah gurun panas........ EIT! Tapi tunggu dulu, saya sedang ada di Jogja! Saya dan teman-teman ingin bersenang-senang! Bukan merasakan enaknya tidur di tempat tidur di sebuah Hotel Melati bernama Hotel Pantes di jln. Sosrokosuman, Malioboro, Yogyakarta. Bukan, bukan itu bukan tujuan kami.

Maka kami langsung membersihkan diri di kamar mandi yang lumayan besar dan sepakat untuk berangkat jam 10 pagi untuk berwisata. Rute kami hari itu adalah Benteng Vredenburg, Keraton, dan Tamansari.

Oh ya, tiba-tiba saja teman kami dari HI UGM, Prada, datang ke Hotel dan membawakan sarapan: Gudeg asli Jogja! Yummy, dengan perut kelaparan tentu saja kami langsung melahap gudeg tersebut. Hap hap hap seperti orang yang belum pernah makan selama 21 tahun.

Akhirnya jam 10 datang juga dan kami pun berangkat!!!!!!!

Kamera sudah saya jinjing dan saya siapkan untuk bertempur hari ini!


Pintu Masuk Benteng Vredeburg


Pertama, kami sampai di Benteng Vredeburg dengan tiket masuk seharga Rp 4000 saja. Sebenernya saya kurang tau ini benteng buat apa, ceritanya kaya apa, tapi yang jelas saya lebih banyak motret dibanding ngedengerin cerita temen saya tentang Benteng ini. Tempatnya memang menyenangkan. Begitu masuk di sisi kiri dan kanan ada bangunan tua dengan pintu-pintu dan jendela-jendela yang sangat terlihat nuansa jaman dulu. Dan di depan kami ada patung Soekarno dan Bung Hatta serta tanaman-tanaman hijau, dan kursi-kursi yang diatasnya sengaja ditaruh tanaman merambat. Kondisi taman kecil itu terlihat sejuk dan menyegarkan, karena tanaman-tanamannya terlihat begitu segar dan hijau.


Pemandangan di dalam Benteng Vredeburg


Kami menyusuri taman kecil itu dan memasuki beberapa pintu-pintu yang ada di benteng Vredeburg. Untungnya, hari itu sangat cerah. Langit Jogja sedang biru-birunya dan awannya pun indah. Pemandangan itu pun tidak kami lewatkan, kami langsung berfoto-foto dengan liarnya dengan latar belakang langit biru dan awan putih. Lihat, kami begitu ceria kan?


Langit biru yang indah


Gak boleh lupa foto dengan latar belakang langit!


Setelah itu kami menyusuri sisi kanan benteng vredeburg. Ada hamparan hijau luas dan beberapa pohon disana, namun tidak begitu banyak kursi. Sehingga kami hanya menyusuri rerumputan tersebut dan keluar dari benteng Vredenburg. Eh tapi sebelum keluar dari Vredeburg, TERNYATA LANGIT MEMBERIKAN PELANGIIII!!! SAYA SENAAAANG SEKALIIII!!! Tuhan baik sekali, disaat saya sedang berbahagia dengan teman-teman saya melancong ke provinsi lain, dengan modal nekat, TUHAN MASIH MEMPERLIHATKAN PELANGI!! Padahal hari itu tidak ada hujan turun... Terima kasih Tuhaaaan.. Aku bahagiaaaa!!!


Pelangi di Langit Jogjakarta


Bersambung ke Jogjakarta Part III

8 comments:

  1. wusss pelanginya bentuk senyum, keren bangetttttt

    ReplyDelete
  2. pelanginya keren banget..

    semakin banyak cerita tentang jogja semakin buat gatel kaki pengen melangkah kesana huaaaaaaaaa..

    one day harus nyampe :(

    salam kenal, happy blogging :)

    ReplyDelete
  3. @mimi: makasih mimiiii! ayo harus bisa dateng ke jogjaaa :D

    ReplyDelete
  4. @rizaldy: aku jadi tour guidemu yah? hahaha aku di bayar dong :)) bahahaha

    ReplyDelete

Thank you :)